Home Berita LLDIKTI Prof. Herri: Perguruan Tinggi Bukan Menara Gading, Jadilah Seperti Air

Prof. Herri: Perguruan Tinggi Bukan Menara Gading, Jadilah Seperti Air

263
0
SHARE
Prof. Herri: Perguruan Tinggi Bukan Menara Gading, Jadilah Seperti Air

Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Dr. Herri, MBA didampingi Sekretaris Lembaga Yandri. A, SH, MH menyerahkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang izin pembukaan program studi kebidanan program sarjana dan program studi pendidikan profesi bidan program profesi kepada Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Dr. Filius Chandra, SE, MM, Jumat (18/9/2020).

"Selamat kepada badan penyelenggara dan pimpinan STIKes Baiturrahim atas keluarnya SK izin pendirian program studi bidan dan program profesi bidan," kata Prof. Herri di ruang sidang lantai 2 LLDIKTI Wilayah X.

Kepala LLDIKTI Wilayah X mengatakan agar STIKes Baiturrahim bisa terus berkembang dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lulusan yang diterima di dunia kerja.

Prof. Herri berharap nantinya agar STIKes Baiturrahim bisa menjadi institut ataupun universitas sehingga akses pendidikan bagi masyarakat Jambi menjadi semakin lebih luas.

"Teruslah berkembang menjadi perguruan tinggi bermutu dan menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai kebutuhan dunia kerja," ungkap Prof. Herri.

Lebih lanjut, Kepala Lembaga mengatakan bahwa kita menyadari dan paham akan tantangan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang semakin besar. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang, pengoptimalan proses pembelajaran daring harus didukung dengan tenaga pendidik yang handal serta sarana prasarana yang baik. Mari didik anak bangsa secara maksimal. Habiskan seluruh energi untuk kebaikan dan masa depan anak bangsa.

Sebuah perguruan tinggi tidak hadir untuk menjadi menara gading yang tampak gagah berdiri. Akan tetapi, perguruan tinggi ada untuk mendidik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Jadilah seperti air yang menyejukkan dan bermanfaat bagi orang banyak.

"Banyak hal yang bisa dilakukan perguruan tinggi. Pada masa pandemi ini, perguruan tinggi kesehatan bisa memfokuskan diri kepada pencegahan penyebaran virus covid-19 termasuk asupan gizi masyarakat yang berpengaruh kepada imunitas. Sehingga, masyarakat bisa merasakan kehadiran perguruan tinggi," tutup Prof. Herri. (*)